Jenis-Jenis Kain Untuk Membuat Sofa, Pilih Yang Terbaik! - DM Mebel Jogja

Jenis-Jenis Kain Untuk Membuat Sofa, Pilih Yang Terbaik!

2 minggu yang lalu

Jenis-Jenis Kain Untuk Membuat Sofa, Pilih Yang Terbaik!

 

Kain tekstil yang sering dijadikan bahan untuk pelapis sofa, terdiri atas berbagai macam pilihan. Mulai dari kain rayon, akrilik, Oscar, polyester, kain katun, linen, nilon dan chenille . Karena teksturnya yang lembut, dapat menyerap panas dalam tubuh, membuat kain sebagai bahan sofa terbaik yang dapat diandalkan.

Jenis-Jenis Bahan Kain Untuk Membuat Sofa

Diantara jenis bahan kain untuk sofa di bawah ini, mana pilihanmu?

  1. Bahan Kain Katun

Selain populer sebagai bahan fashion , kain katun termasuk pilihan jenis bahan sofa favorit. Memiliki karakteristik yang nyaman dan terasa dingin di kulit. Menariknya lagi, bahan katun termasuk sejenis kain yang harganya lebih terjangkau. Namun sayangnya, warna pada bahan katun cenderung cepat memudar, memiliki tingkat kerapatan benang yang kurang sehingga mudah sobek.

Kekurangan bahan katun lainnya ialah cukup rentan bila terkena cipratan air karena mudah menyerap air. Katun juga mudah berjamur dan lapuk jika tidak dilakukan perawatan dengan baik.

  1. Kain Rayon atau  Viscose

Sejenis kain yang terbuat dari regenerasi selulosa ini juga cukup populer sebagai bahan pelapis sofa. Memiliki karakteristik permukaan yang lembut, kuat dan halus membuatnya juga nyaman saat digunakan. Bahan rayon kerap menjadi pilihan karena bisa menjadi alternative kain sutra, sebab harganya lebih terjangkau. Hanya saja, bahan kain rayon ini rentan air dan bersifat gampang terbakar.

  1. Kain Polyester

Jenis kain bahan sofa yang satu ini cukup populer karena terkenal lebih awet. Kain polyester juga memiliki warna-warna yang begitu indah karena bervariasi. Sehingga sangat cocok dijadikan bahan pelapis sofa sekaligus pelengkap dekorasi eksterior rumahmu.

Biasanya material kain yang digunakan ialah sejenis polyester campuran dari wol atau rayon. Sayangnya, polyester dari bahan wol lebih mudah terkelupas.

Meskipun menawarkan keunggulan, kain polyester tetap memiliki beberapa kekurangan, seperti gampang menyerap minyak dan memiliki daya tahan air yang sangat rendah. Jadi, Kamu harus langsung menyekanya jika bahan ini terkena cipratan air.

  1. Kain Nilon

Bahan pelapis sofa yang dapat diandalkan lainnya ialah sejenis kain nilon yang terbuat dari material serat buatan. Jenis bahan ini memiliki keunggulan karena sifatnya yang tidak gampang robek, elastis, anti jamur, anti air, mudah dibersihkan dan bersifat ringan. Hanya saja, kain jenis ini lebih mudah mengerut apabila tidak dilakukan perawatan dengan tepat.

  1. Kain Linen

Linen memiliki karakteristik bertekstur kasar dan tebal. Jika dilihat sepintas mirip seperti kain karung, jadi cocok sekali jika dipakai sebagai bahan sofa. Kain linen juga terbuat dari  bahan serat alami. Bahkan linen memiliki kekuatan mencapai 2-3 kali lipat bila dibandingkan bahan katun.

Jika Kamu menginginkan jenis kain ini, sebaiknya pilih kain yang bermotif dan bukan berupa hasil cetakan. Sebab salah satu kekurangan linen ialah bisa dengan mudah menyerap tinta dari cetakan.

  1. Kain Akrilik

Akrilik memiliki karakteristik bahan yang awet, lembut dan enteng. Biasanya lebih mudah mengering saat terkena air. Selain itu, akrilik mempunyai ketahanan cukup tinggi terhadap paparan panas matahari.

Karena sifatnya yang mudah mengering saat terkena air, sofa berbahan akrilik sangat cocok diterapkan di teras rumah.

  1. Kain Oscar

Termasuk jenis material sintetis dengan tampilan fisik menyerupai bahan kulit. Kain Oscar tak hanya dijadikan sebagai bahan kain pelapis sofa saja, tetapi juga bisa dipakai sebagai pelapis untuk jok motor/mobil, kursi kantor maupun kursi makan.

Meskipun mirip seperti bahan kulit, tapi kualitasnya sangat berbeda. Bahan kain ini sesuai sekali jika dijadikan alternatif untuk menggantikan bahan kulit yang asli. Biasanya sofa yang dibalut dengan lapisan bahan Oscar harganya relatif terjangkau.

Menariknya lagi, bahan Oscar bisa dipadukan dengan pilihan warna yang amat beragam. Karenanya bisa dibentuk ke dalam berbagai pilihan desain dan warna menarik, sangat cocok untuk menghiasi interior hunianmu.

Hanya saja, kekurangan bahan kain Oscar ini yaitu terasa panas saat diduduki dalam jangka waktu cukup lama, bahan ini tidak dapat menyerap panas matahari, mudah retak, daya tahan masih kurang dibandingkan kulit asli, dan jika dipakai pada pembuatan sofa dengan lekukan akan menimbulkan kerutan di bagian permukaan bahannya.

  1. Kain Chenille

Jenis kain chenille adalah sejenis bahan sofa yang kini sedang tren di pasaran. Kain ini memiliki karakteristik tebal dengan tekstur sedikit berbulu. Teksturnya terkesan mewah, menghadirkan penampilan yang eksklusif dan premium pada sofa.

Selain itu, kain chenille memiliki sifat hypoallergenic , sehingga tahan terhadap beberapa faktor penyebab alergi. Kain ini sangat awet digunakan selama bertahun-tahun, karena ia tetap menjaga warna asli dan kualitasnya. Tidak mudah pudar dan rusak.

Bagi Kamu pecinta gaya-gaya furniture klasik, sangat cocok memilih sofa yang dilapisi oleh kain chenille. Karena biasanya kain ini sering digunakan pada sofa klasik. Penamaan chenille sendiri dikarenakan bahan ini tampak seperti rajutan, dengan pilinan benang cukup tebal.

  1. Kain Silk/Sutra

Kain sutra atau silk ini termasuk jenis bahan pelapis sofa paling tipis. Memiliki karakteristik yang mengkilap dan halus, membuat sofa yang dilapisi oleh bahan sutra ini terkesan lebih elegan dan mewah.

Diantara 9 pilihan kain bahan sofa di atas, manakah yang Kamu pilih? Silahkan sesuaikan dengan konsep rumah dan kebutuhanmu!